Tidur Saat Puasa

Dingin dan segarnya udara Kota Cimahi-Bandung serasa tak membekas dan  tertandingi oleh terik dan panasnya mentari yang membuatku enggan untuk keluar rumah.Bayang – bayang riakan air patamorgana di jalanan aspal membuatku mengerenyitkan dahi saking panasnya.

Suatu kenikmatan saat panas menghujam bumi dengan tidur seharian tidak keluar rumah, Apalagi saat kita sedang melaksanakan saum seperti sekarang ini.

Tapi bagaimanakah hukum seorang yang ketika bulan puasa tidur sepanjang hari😕 Dan Bagaimana pula kalau bangun untuk melakukan kewajiban seperti shalat  lalu tidur lagi😕

Syaikh Ibnu utsaimin menjawab :” Pertanyaan ini mengandung 2 permasalahan :

  1. Seorang yang tidur seharian dan tidak bangun sama sekali,tidak ragu bahwa dia telah bermaksiat kepada Alloh dengan meninggalkan Sholat .Maka hendakya dia bertobat kepada Alloh dan menjalankan sholat tepatpada waktunya.
  2. Seseorang yang tidur tetapi bangun untuk menjalankan Sholat ecara berjama’ah kemudian tidur lagi dan seterusnya, hukum orng ini tidak berdosa (dan tidak batal puasanya ) .Hanya saja,iya yterluput dari kebaikan yang banyak,sebab orang yang berpuasa hendaklah menyibukan dirinya dengan sholat,dzikir,do’a,membaca Al-Qur’an dan sebagainya sehingga mengumpulkan beraneka macam ibadah pada dirinya.( Majmu’ Fatawa wa Rosa’il Ibnu utsaimin :19/170-171).

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

نَوْمُ الصَّائِمِ عِبَادضةٌ وَصُمْتُهُ تَسْبِيْحٌ وَعَمَلُهُ مَضَاعَفٌ وَدُعَاؤُهُ مُسْتَجَابٌ وَذَنْبُهُ مَغْفُوْرٌ

“Tidur orang puasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, amalnya dilipatgandakan, doanya mustajab, dan dosanya diampuni.”

Hadits ini diriwayatkan Imam Al Baihaqi dalam Asy Syu’ab (3778), Ibnu Syahin dalam At Targhib (142), Al Khallal dalam Al Majalis (40), dan Abu Nu’aim dalam Al Hilyah pada biografi Kurz bin Wabarah Al Haritsi; Abdullah bin Abi Aufa Radhiyallahu ‘Anhu.

Derajat Hadits ini adalah ( Dha’if )

Sebelum berlanjut saya jelaskan Derajat atau tingkatan hadist:

Derajat (Tingkatan ) hadist ada 3 tingkatan: Hadist Shahih,Hasan Daif.

  1. Hadist Shahih ialah yang bersambung sanadnya di riwayatkan oleh orang yang jujur,yang ingatannya kuat dari pertama hingga akhirnya.dan selamat dari keganjilan(pertentangan) dan cacat.
  2. Hadist Hasan ta’rifnya hadist shahih ,hanya saja ada sedikit kekurangan dan hapalan rawinya.
  3. Hadist Dhaif ialah yang tidak melengkapi syarat-syarat hadist shahih atau hasan dan ada 3 macam hadist dha’if : Dha’if,sangat dha’if dan maudhu'(Palsu)

Hadist ini derajatnya lemah sekali ,dan berdampak negatif yaitu menjadikan sebagian orang malas dan banyak tidur di bulan puasa dengan beralasan hadist ini.

Ahadist Muntasyiroh lam Tatsbutu karangan Ahmad bin Abdullah as-Sulami Hal.366

Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-shidawi ( Koreksi Hadist-hadist Dhoif Populer Halaman. 112-113 Cetakan .Pustaka Tarbiyah Bogor.

Al Munawi mendha’ifkan hadits ini dalam Fadih Al Qadir (9293).

Al Baihaqi berkata tentang sanad hadits ini, “Ma’ruf bin Hassan dha’if dan Sulaiman bin Amr An Nakha’i lebih dha’if lagi dari Ma’ruf.”

Al Albani mendha’ifkan hadits ini dalam Dha’if Al Jami’ Ash Shaghir (12740).

Rep/Red: Majalah Al-Furqon ( Menebar Dakwah Salafiyyah Ahlus Sunah Wal jama’ah).

” Semoga bermanfaat meskipun ramadhan tinggal beberapa hari lagi “

29 thoughts on “Tidur Saat Puasa

  1. SanG BaYAnG mengatakan:

    Ahahaha.., mau nanya yang jadi model siapa..
    Eh ternyat udah dijelasin di bawahnya..:mrgreen:

    Terimakasih atas sharingnya..😀

  2. Rovi sezy mengatakan:

    daripada nonton tv isinya gosip, ghibah,penampakan aurat…mungkin tidur kayaknya lbh baik drpada terjaga tp di isi dg nonton tv.. positif thingking-nya mungkin mereka yg tidur di siang hari karena malamnya buat full ibadah..tadarus Aquran..mengkaji ilmu agama mungkin.! mestinya sih jarang orang yg full tidur seharian kecuali pengangguran ato pelajar yg lg libur..

  3. violetcactus mengatakan:

    waduh, ada ya orang yg betah tidur seharian kalo ga lagi sakit? hehe..
    trims mbak pencerahannya..

  4. yisha mengatakan:

    yisha ngga tidur, yisha lelap ajaaaaaaa……. 😛

  5. Gusti 'ajo' Ramli mengatakan:

    karena kata-kata “Tidur orang puasa adalah ibadah” tersebut secara tidak langsung mendorong orang untuk berleha-leha/bermalas-malasan. sehingga ibadah puasa tidak berjalan sempurna, bahkan tak jarang banyak yang lalai karena tidur…

  6. Triyoga Adi Perdana mengatakan:

    Mantap mba. terkadang masih digaungkan hadist2 tu lo. hehe
    *terima kasih infonya.😀

  7. Deddis mengatakan:

    Oh Gitu ya..
    Teruslah berkarya
    Artikel yang berbobot…
    Selamat menjalankan ibadah saum🙂

  8. shortpend mengatakan:

    hmm, hadits ini hanya cocoki bagi pemalas saja..hehe

  9. Ely Meyer mengatakan:

    biasanya para blogger mencantumkan alamat dari gambar yang diambil di internet sbg penghargaan bagi yang motret, bukan google lho ya sumbernya tapi link dr gambar itu sendiri … sekedar masukan🙂

  10. Riffrizz mengatakan:

    wah… perlu mengurangi jatah tidur di pagi dan siang hari nih😉

  11. cumakatakata mengatakan:

    wah keren, sekalian ad macam2 hadist,
    sekalian kasi definisi yg lain, musalsal mungkin heheeee…
    lanjutkan ukhty..

  12. pena usang mengatakan:

    Dan inilah yang susah, ane susah bgt kalo siang ga tidur, puasa tuh berasa banget ngantuknya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s